Jumat, 23 November 2012

NDL-40 : Senjata Artileri Buatan Indonesia


Kita mungkin udah kenal dengan Rheinmetall mk20RBS 70QW-3 yang memperkuat jajaran Artileri Pertahanan Udara (ARHANUD) dan jg dalam jajaran Artileri Medan (ARMED) ada meriam FH-2000, Howitzer, NDL-40, dan lainya.

Yang akan saya bahas sekarang adalah Peluncur Roket NDL-40 yang menurut saya sangat spesial, kenapa?..karna berbeda dari senjata yang lainnya, NDL-40 adalah produk dalam negri dan asli buatan putra/putri indonesia. wah...jadi bangga jg nih 
NDL-40 adalah senjata artileri medan berupa peluncur roket yang diproduksi oleh PT.Dirgantara Indonesia (PT.DI) . Senjata ini menggunakan roket diameter 70mm atau 2,75 inchi sebagai pelurunya. Biasanya roket ini menggunakan sistem multi luncur FFAR 2.75" yang diproduksi secara lisensi oleh PT.DI.
NDL-40 bisa meluncurkan 40 roket dari 40 tabung luncurnya secara salvo dengan selang 0,1 sampai 9,9 detik untuk tiap roketnya.
Dengan kemampuan ini NDL-40 mampu menghancurkan sebuah daerah seluas 200m x 300m dalam waktu singkat. Jangkauan terjauh dari senjata ini hanya 6 km namun jika roketnya diganti dengan menggunakan roket khusus seperti R-HAN 122 yang memiliki jangkauan sampai 15km saya kira sudah cukup untuk menghancurkan rumah pak cik bila penembakanya di kalimantan  
peluncur-ndl-40.jpg
Peluncur NDL-40
amunisi-ndl-40.jpg
Roket FFAR 2.75"
Spesifikasi
  • Berat :
    - Sistem peluncur 740.0 kg.
    - Sistem kontrol penembakan Individual 10.0 kg.
    - Sistem bidik 4.5 kg.
    - komando sistem kontrol penembakan 2.0 kg.
  • Dimensi utama Sistem peluncur :
    - Panjang 3,595 mm.
    - Lebar 1,995 mm.
    - Tinggi 1,600 mm.
    - Panjang tabung peluncur 1,806 mm.
  • Ketahanan peluncur :
    - Tabung 400 penembakan
    - Detainer 4,000 penembakan
    - Contactor 4,000 penembakan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar